Loading...

Selasa, 01 Maret 2011

Batas Waktu oleh You AndWe pada 02 Januari 2011 jam 11:30


https://www.facebook.com/notes/you-andwe/batas-waktu/472915437330
memang,kapan batas waktu?
lahir, mati?.. and so on...
time...
kenapa jadi takut dengan waktu?
jika waktu adalah kesempatan... Gunakan! Iya, tapi bagaimana?

selalu begitu? selalu terantuk pada masalah ini? apa semua ditenntukan dengan hasil, sih? dan bisa diperlihatkan pada semua orang? ahgh, kalau begitu adanya, pasti aku sudah putus asa sedari dulu, nggak punya harapan sama sekali, karena aku tidak menghasilkan apa-apa...
Sebuah pengertian... Ehm, ingin rasanya berbagi, namun aku masih bingung bagaimana menampakkannya... Aih, perlukah itu? Memang masih berproses dan tidak berhenti untuk belajar!!!
Haruskah ada akhir? justru aku tidak ingin mengakhirinya begitu saja, ingin pergulirkan cerita yang indah... dalam hidupku...


kyaknya , aku harus berterimakasih pd seorang temen yg telah mengirimkn rumus!
  • 'Bingung'
kalo bingung ya... pingin cari permasalahan lalu ada penyelesaian, gitu!
eh, kok, malah tambah bingung, sih? ada yg salaah?
masalah, baru, dong?
Yah, jadinya tambah bingung...
tapi, bukan maksud hati untuk bikin bingung, lho!

Justru, ada banyak hal yang aku dapat dari 'bingung'. Macam ekspresi yg boleh dikatakan jujur dalam menyikapi suatu hal. Ada yang marah, simpati, pingin tau, sok tau, polos, atau diam seribu bahasa, etc... ^_^  Ehm, mengingat kembali jadi menggugah hati... ALKHAMDULILLAH

Fakta baru yang akhirnya harus aku sadari,
  • Ekspresi!
Lebay, ekspresi berlebihan saat mendapatkan sesuatu!
Tapi, ini benar2 terjadi, pada sesama saudara muslim! Lama juga aku merenung dan mencoba memahami. saat seorang hamba merasakan perubahan, kegembiraan dalam diri, ketentraman, kebahagiaan yang baru kali pertama mengalami... Berbunga2 (stop) bukan hanya jatuh cinta aja kan, jadi berbunga2? Rasa itu pernah kualami saat mengetahui Islam dalam pengertian kafah, dan aku ingin berubah, lalu inginnnn..... banget orang lain ikut merasakan kebahagian yang SUBHANALLAH tak bisa diungkap dengan kata2..
yg terjadi adalah 'lebay'
Beruntung, kalo lingkungan langsung memandangku' aneh'; dan aku langsung menyadari untuk kemudian 'diam'
Enggak semua orang 'tau' itu, hanya bisa menerka2 yang kadang2 jadi menuduh!
iya, menuduh!
ketika 'dakwah'
SAMI"NA WA ATHO'NA... lalu dilakukan!
Hah, ternyata tidak seindah yang dibayangkan! Yang lebih parah, ketika orang menyebutnya' nggak punya agama'?
atau 'STRES, ni,orang! 'Ngomyang!'
Waduh, aku dapat kata2 ini ketika ada yang menceritakan sesama muslim yg berubah setelah ikut liqo. kajian, bergabung dengan pendengar....
Kenapa hanya aku yang mendengar? Ya ALLAH Mohon Ampuni hamba... aku hanya bisa menelan ludah dapat 'aduan' seperti itu sama saja dengan menusuk tajam ke ulu hatiku, seketika....

Menelaah, apakah penyampaiannya salah? sementara teori tidak sama dengan praktek, perlukah semacam injeksi bukan konfrontasi... Damai sajalah! Dengan cara yang ma'ruf! karena  da'wah dengan sikap, malah ada kesalah pahaman dengan kerabat sendiri. Lalu, pengetahuan agama yang lebih luas itu yang mana, y menurut mereka? atau aku memang katak dibawah tempurung...
Asal, ALLAH masih trus memberiku smangat belajar... AMIN

Beda????
Loh?
Kenapa orang yang bicara sendiri dengan hape dianggap biasa?
karena aku sedang bicara sendiri, sekarang
aku mau protessss!!!
eh, sama siapa? kok, protes?
maksudku...
  • aku harus protes sama siapa?